ANALISIS PELAKSANAAN AKTUALISASI NILAI DASAR ASN OLEH CPNS SELAMA PANDEMI COVID-19 (STUDI PADA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI NTB)

Penulis

  • Tuti Aprianti Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat

Kata Kunci:

Latsar CPNS, Pandemi Covid-19, BPSDMD Provinsi NTB

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pelaksanaan latsar CPNS selama masa pandemi Covid-19; (2) mengetahui hambatan-hambatan dalam pelaksanaan aktualisasi nilai dasar ASN selama masa pandemi Covid-19; (3) mengetahui apakah pelaksanaan aktualisasi nilai dasar ASN selama masa pandemi Covid-19, sudah efektif?; (4) mengetahui strategi apa yang diperlukan dalam mengelolaan pelaksanaan aktualisasi nilai dasar ASN selama masa pandemi Covid-19?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif, dan diharapkan dapat memberikan gambaran tentang pelaksanaan latsar CPNS selama masa pandemic covid-19. Metode pengumpulan data adalah observasi, kuesioner, dokumentasi dan triangulasi. Sumber data diperoleh dari data primer dan data skunder, analisis dekriptif kualitatif melalui tiga cara yaitu mereduksi data, penyajian data, dan pemeriksaan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian adalah pelaksanaan latsar CPNS Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu tahun 2020, yang diselenggarakan dengan pola kemitraan bersama BPSDMD Provinsi NTB pada masa pandemi covid-19 ini secara prosedural telah sesuai dengan Perlan No 12 Tahun 2018 dan Surat Edaran Nomor : 10/K.1/Hkm.02.3/2020 Tentang Panduan Teknis Penyelenggaraan Pelatihan Dalam Masa Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). Adapun faktor kedaruratan kesehatan masyarakat akan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), jaringan internet dan sumber daya manusia yang awam IT menjadi penghambat dari berbagai hambatan yang dialami oleh peserta dan penyelenggara sehingga pelaksaan aktualisasi nilai dasar ASN selama masa pandemi covid-19 ini masih belum efektif, sehingga di butuhkan Strategi penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan kondisi darurat bencana covid-19.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-08-24