Scoping Immersion sebagai Alternatif Metode Pembelajaran pada Pelatihan Sosial Kultural
Abstrak
Kompetensi sosial kultural merupakan salah satu standar kompetensi yang harus dipenuhi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan publik. Desakan digitalisasi yang cepat turut merubah sikap, perilaku dan pola ASN dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Dalam upaya peningkatan kompetensi sosial kultural ASN maka diperlukan suatu metode pembelajaran yang mampu mendorong efektifitas pembelajaran agar kompetensi peserta terpenuhi. Scoping immersion merupakan pendekatan baru yang menekankan pengalaman dan observasi (experiential education) peserta dengan cara berkunjung ke suatu lokasi guna memahami dan merasakan konteks setempat secara mendalam. Implementasi metode dilakukan melalui tahap persiapan pembelajaran, tahap pelaksanaan pembelajaran dan tahap outcome pembelajaran, sehingga mampu menghasilkan outcome pembelajaran yang berkualitas.
Kata Kunci: scoping immersiom, social kultural, metode



