FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELULUSAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) KEAHLIAN PENGADAAN BARANG DAN JASA (STUDI KASUS DI BALAI DIKLAT KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT WILAYAH IV BANDUNG)
Kata Kunci:
diklat keahlian barang dan jasa, usia, pendidikanAbstrak
Pelatihan dan pendidikan (diklat) keahlian pengadaan barang / jasa sangatlah penting bagi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) karena Kementerian PUPR bertanggungjawab terhadap pembuatan dan pembangunan infrasruktur jalan, jembatan, air dan permukiman. Pekerjaan ini kebanyakkan dilelangkan, dan untuk itu dibutuhkan orang-orang yang ahli dalam hal lelang, pengadaan barang dan jasa, yang di sini lebih dikenal dengan Satuan Kerja (Satker). Kebutuhan akan orang yang ahli dalam bidang ini sangat tinggi, namun ternyata tidaklah mudah untuk berhasil setelah mengikuti diklat keahlian pengadaan barang dan jasa. Presentase kelulusannya sangat kecil sebesar 42%. Hal inilah yang menarik peneliti untuk mengetahui faktor – faktor penyebab minimnya kelulusan peserta pada diklat tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor penyebab, dan saran agar kelulusan dapat dicapai 100 %. Penelitian dilaksanakan terhadap peserta diklat barang dan jasa angkatan kesatu dan kedua yang diselenggarakan pada bulan Februari dan Maret 2020 yang dilaksanakan di Balai Diklat PUPR Wil IV Bandung. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Data yang diperoleh melalui kuesioner, data peserta, dan wawancara. Dari hasil analisis diperoleh bahwa faktor usia, pendidikan, dan motivasi memegang peranan penting dalam kelulusan diklat pengadaan barang / jasa.
Kata Kunci : diklat keahlian pengadaan barang dan jasa, usia dan pendidikan



