indonesia Analisis Proyeksi Sumber Daya Manusia Kepariwisataan di Provinsi Nusa Tenggara Barat
Analisis Proyeksi Sumber Daya Manusia Kepariwisataan di Provinsi Nusa Tenggara Barat
Kata Kunci:
Analisis Proyeksi; Kepariwisataan; Sumber daya ManusiaAbstrak
Perkembangan pariwisata di Provinsi NTB cukup dinamis, tercermin dari pesatnya pembangunan destinasi wisata baru seperti sirkuit Mandalika. Pemerintah dan stakeholder perlu melakukan pemetaan SDM pariwisata secara efektif agar kebijakan terkait peningkatan kuantitas dan kualitas SDM pariwisata juga dapat disusun secara tepat sasaran. Analisis proyeksi perlu dilakukan untuk melihat perkembangan kepariwisataan Provinsi NTB di masa mendatang. Proyeksi kunjungan wisatawan merupakan hal yang kompleks karena berkaitan dengan berbagai faktor seperti tujuan wisata dan tren-tren terkini dalam dunia pariwisata. Berdasarkan hasil proyeksi, kunjungan pariwisata ke NTB pada tahun 2027 diperkirakan berjumlah sekitar 3.630.470 orang, naik sekitar 14.17%-32.85% disetiap tahunnya. sehingga SDM kepariwisataan, pada tahun 2027 hotel non bintang diperkirakan membutuhkan tenaga kerja sebanyak 7.277 orang, mengalami kenaikan sekitar 1.23%-1.70% di setiap tahunnya. Kebutuhan SDM untuk hotel bintang sebanyak 8.779 orang, mengalami kenaikan sekitar 0.78%-4.55% di setiap tahunnya. Kebutuhan SDM untuk restoran sebanyak 10.352 orang, naik sekitar 3.78%-5.48% di setiap tahunnya dan kebutuhan SDM di travel pada tahun 2027 sebayak 2.494 orang, mengalami kenaikan sekitar 4.42%-6.25% di setiap tahunnya. Analisis Proyeksi pada penelitian ini menggambarkan keadaan kebutuhan SDM di setiap tahun selama 5 (lima) tahun yang akan datang. Hasil tersebut dapat menjadi rujukan bagi penentuan kebijakan yang berkaitan dengan pengembangan dan manajemen sektor pariwisata.



