Self-Agency Perempuan Nelayan di Kampung Bulang, Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau

Penulis

  • Sri Wahyuni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Nikodemus Niko Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji http://orcid.org/0000-0001-5226-5332
  • Marisa Elsera Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Kata Kunci:

Self-agency, Fishers, Women, Kampung Bulang

Abstrak

Self-agency dalam tulisan ini berasosiasi pada kesadaran dan kemandirian perempuan dalam konteks sosial, ekonomi dan politik. Perempuan nelayan di Kampung Bulang menghadapi sistem ketidakadilan berlapis yang memaksa mereka untuk mandiri. Ketidaksetaraan akses dan peran ganda menjadi kompleksitas struktur sosial yang meminggirkan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa peran ganda yang dialami oleh perempuan nelayan mencakup peran domestik dalam rumah tangga dan pencari nafkah. Keterlibatan perempuan di Kampung Bulang dalam aktivitas nelayan seperti ikut melaut dengan suami mereka, memasarkan atau menjual hasil tangkapan, dan mengolah hasil tangkapan agar menjadi hasil ekonomis. Self-agency perempuan nelayan di Kampung Bulang menghadapi struktur sosial yang patriarkhis, mereka berupaya untuk mendapatkan penghasilan ekonomi tambahan untuk keluarga serta berinovasi memasarkan hasil tangkapan. Selain itu, mereka aktif dalam berbagai aktivitas perkumpulan sosial dan politik.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-09-27