ANALISA KELAYAKAN USAHA PUPUK ORGANIK DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR

Penulis

  • H. SUDIRMAN M.Ling Bapeltanbun Provinsi NTB

Abstrak

Untuk menumbuhkan dan mengembangkan pertanian, pihak  pemerintah dan investor selaku pengusaha sudah lama memperkenalkan pupuk organik kepada petani. Hal ini dilakukan agar para petani menggunakan pupuk yang berkualitas pada tanaman, agar dapat meningkatkan hasil panen       berkualitas tinggi dan mrenghasilkan tanaman yang sehat, yaitu bebas dari bahan kimia. Dengan kondisi tersebut, memungkinkan adanya peluang untuk mengusahakan pupuk oraganik sebagai bentuk pemanfaatan sumber daya alam yang ada di sekitarnya agar dapat memenuhi kebutuhan sarana produksi pertanian yang terus semakin meningkat setiap tahunnya. Pupuk organik menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan dilihat dari tingkat perbedaan antara kebutuhan dan penawaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha pupuk organik di UD. UTAMI Desa Kumbang Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus (case study) yaitu penelitian yang dilakukan dengan melihat langsung kelapangan. Data diperoleh dari wawancara mendalam dan angket. Untuk mengetahui layak tidaknya usaha pupuk organik di gunakan analisis R/C ratio dan B/C ratio. Hasil penelitian diketahui bahwa total biaya produksi yang dikeluarkan UD. UTAMI yakni sebesar Rp. 41.369.948. Sementara penerimaan  (revenue) sebesar Rp. 295.000.000 dan pendapatan (benefit) sebesar Rp. 253.630.052. Berdasarkan hasil perhitungan R/C Ratio diperoleh nilai sebesar 7,13 dan B/C Ratio diperoleh nilai sebesar 6,13. Dengan demikian usaha pupuk organik tersebut dinyatakan layak untuk diusahakan (R/C ratio dan B/C ratio > 1).

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-03-08